Tantrum Pada Anak – Begini Cara Cepat Mengatasinya!

Oleh Riyana Dwi Lestari

Tantrum adalah keadaan dimana anak meluapkan emosinya dengan cara menangis, berteriak, menendang, memukul, guling-guling, melempar barang-barang, atau menjadi agresif sebagai bagian dari amukan. Tantrum yang terjadi pada anak terjadi bermacam-macam dan memiliki tingkatan yang berbeda-beda. Tantrum umumnya terjadi pada anak usia 1-3 tahun. Hal ini dikarenakan pada usia tersebut, keterampilan sosial dan emosi anak muali berkembang. Dan seringkali anak tidak menemukan kata-kata untuk mengekspresikan emosi yang sedang mereka alami.

Cara Cepat Mengatasi Tantrum Pada Anak

Cara Cepat Mengatasi Tantrum Pada Anak

Tantrum pada anak diatas usia 4 tahun juga bisa saja terjadi. Hal ini dikarenakan mereka belum mempelajari cara yang lebih tepat untuk mengekspresikan atau mengelola perasaan mereka. Hal lain yang bisa menjadi pemicu yaitu adanya sifat temperamen dalam diri anak sehingga meski sudah melewati usia balita, anak masih saja mengalami tantrum. Jika sifat tantrum ini terjadi pada anak Anda, sebaiknya Anda harus tetap tenang dalam menghadapinya. Jika Anda mudah terpancing emosi dan marah menghadapi anak yang sedang tantrum, hal ini akan membuat kondisi semakin buruk. Tips lainnya cara mengatasi tantrum pada anak adalah sebagai berikut:

Cara Cepat Mengatasi Tantrum Pada Anak

Tetap bersikap tenang

Sikap utama yang paling penting adalah harus tenang menghadapi anak tantrum. Jika Anda memunculkan amarah, situasi akan semakin buruk dan ini akan semakin sulit menenangkan anak Anda. Jika Anda ingin berbicara, ucapkan dengan nada yang tenang, pelan, dan gunakan kata-kata yang baik. Ingatlah bahwa semakin banyak amarah yang Anda balas kepada anak, semakin besar kemungkinan tantrum ini menjadi kebiasaan pada anak.

Memahami perasaan anak

Kenali perasaan yang dirasakan oleh anak ketika mereka sedang tantrum. Usahakan untuk tetap berada disamping mereka. Dorong anak Anda untuk mengungkapkan yang mereka rasakan dengan kata-kata. Latihlah dengan memberikan contoh kata-kata tentang ungkapan perasaan kepada anak dengan penuh kasih sayang.

Puji perilaku yang baik

Berikan perhatian ekstra atau tawarkan hadiah kepada anak jika mereka dapat berperilaku baik. Berikan pengertian kepada anak bahwa begitu bangganya Anda kepada mereka ketika mereka bersedia nurut, patuh dan bersikap baik kepada Anda.

Jangan pernah menghukum anak Anda karena tantrum

Menghadapi anak yang memiliki kebiasaan tantrum memang membutuhkan kesabaran ekstra. Jangan pernah memberikan hukuman kepada anak yang tantrum ya Bunda. Jika Anda menghukumnya, kemungkinan anak akan menyimpan kemarahan atau bahkan frustasi yang mendalam kepada Anda. Hal ini tentu sangat tidak sehat bagi kejiawaan dan emosi pada anak.

Menyadari bahwa tantrum merupakan bagian tumbuh kembang anak

Hal penting lainnya agar kita tetap waras menghadapi tantrum yaitu menyadari dengan sepenuh hati bahwa temper tantrum adalah bagian dari tumbuh kembang anak menjadi semakin dewasa. Tantrum tidak mudah untuk ditangani tetapi pendekatan yang penuh kasih sayang, pengertian dan konsisten akan membantu anak melalui fase tumbuh kembangnya.

Setiap anak memiliki sifat dan perilaku yang unik. Sifat tantrum memang tidak semua terjadi pada anak, namun tidak sedikit pula yang mengalaminya. Orang tua memang dituntut untuk dapat memahami anak, dan pendidikan bagaimana mengasuk anak yang baik. Semoga artikel tips mengatasi tantrum diatas dapat meringankan beban Anda khususnya yang mengalami kendala dalam menghadapi anak yang tantrum agar tidak mudah putus asa. Apabila Anda ingin bertukar pikiran atau berdiskusi, Anda dapat mengungkapkannya dalam kolom komentar dibawah artikel ini. Terima kasih.

AnakCaraCepatMengatasiPendidikanTantrumTips

Pertanyaan & Diskusi

Kirim Komentar

© 2021Media Wanita. Hak cipta dilindungi.
Dibawah lisensi AskNet Media.