Pendidikan Penting Bagaimana Cara Mengasuh Anak yang Baik

Oleh Riyana Dwi Lestari

Anak merupakan karunia yang begitu luar biasa dalam sebuah keluarga. Anak terlahir dalam keadaan jiwa dan raga yang masih suci dan bersih. Bagaimana hasil akhir selanjutnya anak terbentuk kepribadian, sifat, dan perilakunya tentu karena pengaruh dan didikan dari orang tua.

Pendidikan Penting Bagaimana Cara Mengasuh Anak yang Baik

Pendidikan Penting Bagaimana Cara Mengasuh Anak yang Baik

Pendidikan anak adalah tanggung jawab orang tua, terutama seorang ibu. Tentu saja semua orang tua atau keluarga menginginkan keturunan-keturunan yang baik. Pendidikan anak dalam keluarga sudah pasti menjadi pengaruh paling mendasar sebelum anak mengenal dunia luar lingkungannya. Selama menjadi orang tua, kita harus selalu belajar bagaimana menghadapi anak-anak kita dengan baik. Bahkan caranya mengasuh anak kita untuk menjadi orang yang baik juga menyangkup beberapa hal didalamnya. Penjelasan lebih lengkap ada dibawah ini.

1. Memperkenalkan dan menanamkan rasa cinta kepada Sang Pencipta

Ada banyak cara untuk mendekatkan anak kepada Sang Pencipta. Salah satunya dengan menumbuhkan kesadaran bahwa semua yang ada di bumi ini adalah kekuasaan Allah, dan bukti cinta Allah kepada hamba-Nya. Matahari, langit, bintang, bulan, tumbuhan, hewan, gunung, laut, dan orang tuanya adalah bukti kasih sayang Allah kepada mereka.

Maka ketika anak paham tentang kasih sayang Allah, akan lebih mudah untuk menumbuhkan rasa cinta anak kepada Allat SWT. Sehingga dalam setiap langkahnya mereka akan merasa ada yang mengawasi dan menjaga perilakunya.

2. Tanamkan dan contohkan perilaku serta sikap terpuji

Membentuk perilaku anak yang baik sudah seharusnya orang tua memberikan contoh kepada anak sejak dini. Agar dapat ditanamkan dalam kehidupan mereka sehari-hari sehingga dapat menjadi sebuah kebiasaan yang baik. Mengajarkan anak tanpa memberi contoh akan susah anak menuruti atau menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

3. Jangan ajarkan anak berbohong

Sikap suka berbohong merupakan perbuatan yang tercela. Jika anak melakukan kebohongan, berikan anak kesempatan untuk menjelaskan tanpa disertai dengan marah-marah, kemudian berikan penjelasan pada anak akibat perbuatannya, hindari kata-kata menuduh kepada anak, dan jangan gunakan kekerasan.

4. Berikan ilmu-ilmu kehidupan yang benar (bukan hanya berdasarkan mitos)

Pada hakikatnya, anak-anak belajar bahasa secara alamiah dan non-alamiah. Jika mengalami kejadian-kejadian tertentu berikan ilmu kepada anak sesuai dengan fakta logika ilmiah, bukan hanya karena hal tersebut memiliki mitos. Hal ini sangat berpengaruh hingga anak dewasa.

5. Jangan suka menakut-nakuti anak

Jangan menakut-nakuti anak

Dalam mengasuh anak, tidak jarang menimbulkan emosi dan nada tinggi sehingga menyebabkan stres pada Ibu. Namun seorang Ibu memang harus lebih banyak senyum dalam mendidik anak agar tetap waras dan anak tidak merasa takut. Terlebih lagi apabila anak melakukan kesalahan, maafkan anak, tegurlah anak dengan cara yang baik dan usahakan hindari menggunakan kata “jangan” atau kalimat-kalimat larangan atau bahkan olokan kepada anak. Jika ingin bersikap tegas boleh, namun jangan sampai orang tua marah-marah kepada anak.

6. Belajar sabar dan mengelola emosi

Dalam mengasuh anak, sangat penting bagi orang tua untuk berpikir positif, memiliki pikiran yang jernih, sabar, mengendalikan emosi dan perilaku agar dapat memberikan pengasuhan yang baik, bertindak dalam keadaan yang mencerahkan. Sehingga anak pun senang dengan orang tua dan tidak dibentak atau dimarahi oleh orang tuanya.

7. Selalu meluangkan waktu dan dekat dengan anak

Hati-hati pengabaian anak. Terutama di era digital masa kini banyak orang tua yang asik dengan gadget beralasan pekerjaan dan lainnya sehingga mengabaikan anak. Bahkan apabila hal tersebut terus dilakukan dapat menjadi salah satu penyebab gangguan kesehatan mental pada anak. Anak memiliki hak kebutuhan akan bermain dengan orang tua/keluarga, hak untuk memperoleh perhatian yang cukup, hal untuk mendapatkan respon tentang perasaan/emosi anak, kesempatan untuk bereksplorasi mengembangkan bakat dan kemampuannya.

8. Bentuk karakter positif anak

Masing-masing keluarga atau orang tua sebaiknya menciptakan rumusan tujuan dalam pengasuhan anak sebagai strategi untuk membentuk karakter positif anak. Maka penting untuk mendiskusikan kepada pasangan tentang tujuan pengasuhan dan nilai karakter apa yang akan dibentuk kepada anak. Kerjasama antara peran sebagai Ayah dan Ibu sangat penting dalam hal ini.

9. Mengasuh sesuai tahapan anak

Cara asuh dari orang tua berdampak besar kepada karakteristik anak hingga dewasa. Orang tua harus fokus pada cara mengasuh anak dalam setiap tahapan perkembangan anak. Pada saat masih kecil, orang tua memiliki peran sebagai pelindung anak, ikut terlibat dalam aktifitas anak, dan menjaga anak dari hal-hal buruk. Saat mulai remaja, orang tua memiliki peran sebagai teman diskusi dengan anak. Begitu pula ketika anak sudah dewasa, cara asuh orang tua kepada anak tentunya berbeda lagi. Banyak orang tua yang kurang memahami proses tersebut.

Secara singkat dapat disimpulkan bahwa tugas orang tua dalam mengasuh anak adalah orang tua sebaiknya bisa menjadi teladan yaitu mencontohkan hal-hal baik kepada anak. Kemudian orang tua berani mengingatkan anak untuk tetap berpegang teguh pada ajaran-ajaran agama, etika yang baik, sopan santun dan hal baik lainnya. Serta orang tua berkewajiban memperbaiki apabila anak melakukan kesalahan atau melangkah pada jalur yang salah untuk segera diarahkan kembali ke jalur yang benar. Semangat untuk para orang tua! Bagi yang mau sharing pengalaman atau pendapat bisa dicurahkan di kolom komentar ya. 🙂

AnakCaraIlmuMengasuhParentingPendidikanTips

Tentang Penulis

Riyana Dwi Lestari

Riyana Dwi Lestari
  • Profil Penulis:

Carilah ilmu. Didiklah dirimu. Dan jadilah orang yang berpengetahuan. :)

Baca Juga

  • Tantrum Pada Anak - Begini Cara Cepat Mengatasinya!

    Tantrum Pada Anak - Begini Cara Cepat Mengatasinya!

    2 Agu 2021 - 0 Komentar
  • Cara Tepat Mendidik Anak Agar Anak Pintar

    Cara Tepat Mendidik Anak Agar Anak Pintar

    23 Jul 2021 - 0 Komentar
  • Teknik Menggosok Gigi Yang Benar Agar Terhindar dari Abrasi Gigi

    Teknik Menggosok Gigi Yang Benar Agar Terhindar dari Abrasi Gigi

    6 Agu 2020 - 0 Komentar
  • Cara Tepat Mengajarkan Anak Untuk Berpuasa

    Cara Tepat Mengajarkan Anak Untuk Berpuasa

    21 Okt 2021 - 0 Komentar
  • Tips Bijak Melatih Anak Agar Bertanggung Jawab

    Tips Bijak Melatih Anak Agar Bertanggung Jawab

    6 Agu 2020 - 0 Komentar
  • Ini Bahayanya Memberi Vitamin ke Anak Tanpa Konsultasi Dokter

    Ini Bahayanya Memberi Vitamin ke Anak Tanpa Konsultasi Dokter

    6 Agu 2020 - 0 Komentar
  • 25 Model Sanggul Modern Anak Paling Cantik & Menginspirasi

    25 Model Sanggul Modern Anak Paling Cantik & Menginspirasi

    6 Agu 2020 - 0 Komentar
  • Kenali Penyebab Dan Gejala Penyakit Hernia Pada Wanita

    Kenali Penyebab Dan Gejala Penyakit Hernia Pada Wanita

    6 Agu 2021 - 1 Komentar
  • Cara Membuat Konde Sanggul Sederhana & Modern

    Cara Membuat Konde Sanggul Sederhana & Modern

    6 Agu 2020 - 0 Komentar
  • Tips Cara Membuat Artikel yang Baik dan Benar

    Tips Cara Membuat Artikel yang Baik dan Benar

    8 Sep 2021 - 0 Komentar

Pertanyaan & Diskusi

Kirim Komentar

© 2021Media Wanita. Hak cipta dilindungi.
Dibawah lisensi AskNet Media.