Mengenal Penyakit Vertigo & Gejalanya – Part 1

Oleh | pada 10 Sep, 2016 | 0 Komentar

Vertigo adalah adanya sensasi gerakan atau rasa gerak dari tubuh atau lingkungan sekitarnya dengan gejala lain yang timbul, terutama dari jaringan otonomik yang disebabkan oleh gangguan alat keseimbangan tubuh oleh berbagai keadaan atau penyakit. Keseimbangan adalah kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan tubuh ketika di tempatkan di berbagai posisi.

Keseimbangan itu juga bisa diartikan sebagai kemampuan relatif untuk mengontrol pusat massa tubuh (center of mass) atau pusat gravitasi (center of gravity) terhadap bidang tumpu (base of support). Keseimbangan melibatkan berbagai gerakan disetiap segmen tubuh dengan didukung oleh sistem muskuloskleletal dan bidang tumpu. Kemampuan untuk menyeimbangkan massa tubuh dengan bidang tumpu akan membuat manusia mampu untuk beraktivitas secara efektif dan efisien.

Penyakit Vertigo

Penyakit Vertigo

Keseimbangan terbagi atas dua kelompok, yaitu keseimbangan statis yang berarti kemampuan tubuh untuk menjaga kesetimbangan pada posisi tetap (sewaktu berdiri dengan satu kaki, berdiri diatas papan keseimbangan). Serta keseimbangan dinamis yang berarti kemampuan untuk mempertahankan kesetimbangan ketika bergerak.

Keseimbangan merupakan interaksi yang kompleks dari integrasiinteraksi sistem sensorik antara lain (vestibular, visual, dan somatosensorik termasuk proprioceptor) dan muskuloskeletal (otot, sendi, dan jar lunak lain) yang dimodifikasidiatur dalam otak (kontrol motorik, sensorik, dan basal ganglia, cerebellum, area asosiasi) sebagai respon terhadap perubahan kondisi internal dan eksternal. Dipengaruhi juga oleh faktor lain seperti, usia, motivasi, kognisi dan lingkungan, kelelahan, pengaruh obat dan pengalaman terdahulu.

Fisiologi Keseimbangan

Kemampuan tubuh untuk mempertahankan keseimbangan dan kestabilan postur oleh aktivitas motorik tidak dapat dipisahkan dari faktor lingkungan dan sistem regulasi yang berperan dalam pembentukan keseimbangan. Tujuan dari tubuh mempertahankan keseimbangan adalah  menyanggah tubuh melawan gravitasi dan faktor eksternal lain, untuk mempertahankan pusat massa tubuh agar seimbang dengan bidang tumpu, serta dapat menstabilisasi bagian tubuh ketika bagian tubuh lain bergerak.

Komponen-komponen dan pengontrol keseimbangan adalah:

a. Sistem informasi sensoris

Sistem informasi sensoris meliputi visual, vestibular, dan somatosensoris.

1. Visual

Visual memegang peran penting dalam sistem sensoris. Cratty & Martin (1969) menyatakan bahwa keseimbangan akan terus berkembang sesuai umur, mata akan membantu agar tetap fokus pada titik utama untuk mempertahankan keseimbangan, dan sesuai sebagai monitor tubuh selama melakukan gerak statik atau dinamik. Penglihatan juga merupakan sumber utama informasi tentang lingkungan dan tempat kita berada, penglihatan itu memegang peran penting untuk mengidentifikasi dan mengatur jarak gerak sesuai lingkungan tempat kita berada.

Penglihatan muncul ketika mata menerima sinar yang berasal dari obyek sesuai jarak pandang. Dengan informasi visual, maka dari tubuh dapat menyesuaikan atau bereaksi terhadap perubahan bidang pada lingkungan aktivitas sehingga memberikan kerja otot yang sinergis untuk mempertahankan keseimbangan tubuh.

2. Sistem vestibular

Komponen vestibular merupakan sistem sensoris yang berfungsi penting dalam keseimbangan, kontrol kepala, serta gerak bola mata. Reseptor  sensoris vestibular berada di dalam telinga. Reseptor pada sistem vestibular meliputi kanalis semisirkularis, dan  utrikulus, serta sakulus. Reseptor dari sistem sensoris ini disebut dengan sistem labyrinthine. Sistem labyrinthine mendeteksi perubahan posisi kepala dan percepatan perubahan sudut. Melalui refleks vestibulo-occular, dan mereka mengontrol gerak mata, terutama ketika melihat obyek yang bergerak. Mereka meneruskan pesan melalui saraf kranialis VIII ke nukleus vestibular yang berlokasi di batang otak. Beberapa dari stimulus tidak menuju nukleus vestibular tetapi ke serebelum, formatio retikularis, thalamus dan korteks serebri.

Nukleus vestibular menerima masukan (input) dari reseptor labyrinth, retikular formasi, dan serebelum. Keluaran (output) dari nukleus vestibular menuju ke motor neuron melalui medula spinalis, terutama ke motor neuron yang menginervasi otot-otot serta proksimal, kumparan otot pada leher dan otot-otot punggung (otot-otot postural). Sistem dan vestibular bereaksi sangat cepat sehingga membantu mempertahankan keseimbangan tubuh dengan mengontrol otot-otot postural.

Bagaimana cantik? Sekarang kita sama-sama tahu bagaimana tentang penyakit vertigo berserta gejala dan bagaimana keseimbangan di dalam tubuh kita. Semoga artikel ini bermanfaat. Terima kasih telah berkunjung di Media Wanita. 🙂

Label: Fisiologi KeseimbanganGejalaPenyakitVertigo mengenal sistem keseimbanganpenyakit visual somatosensoribagai mana cara tubuh kita mempertahankan keseimbangan melalui visualpenyakit somatosensorik

Tentang Penulis

Riyana Dwi Lestari

Riyana Dwi Lestari
  • Profil Penulis

Wanita sederhana yang peduli terhadap kesehatan, penampilan, dan suka berbagi info seputar wanita di internet. :)

Baca Juga

  • Mengenal Penyakit Vertigo & Gejalanya - Part 2

    Mengenal Penyakit Vertigo & Gejalanya - Part 2

    22 Nov, 2016 - 0 KomentarVertigo adalah perasaan seolah-olah penderita bergerak atau berputar, atau itu
  • Mengenal Penyebab & Gejala Penyakit Kista

    Mengenal Penyebab & Gejala Penyakit Kista

    9 Jun, 2017 - 0 KomentarKista merupakan penyakit yang super halus, rumit dan unik, sebab keberadaannya
  • Ini Dia 5 Cara Unik & Ampuh Mengurangi Stres - Part 2

    Ini Dia 5 Cara Unik & Ampuh Mengurangi Stres - Part 2

    3 Jun, 2017 - 1 KomentarBisa dikatakan stres merupakan salah satu penyakit yang banyak mendominasi masyarakat luas pada
  • Mengenal Materi Mengenai Proklamasi Kemerdekaan & Pembentukan Pemerintah Indonesia

    Mengenal Materi Mengenai Proklamasi Kemerdekaan & Pembentukan Pemerintah Indonesia

    11 Agu, 2016 - 0 KomentarPembentukan dari pemerintah yang dapat kita lihat dari hukum tata Negara, proklamasi kemerdekaan
  • 15 Tutorial Cara Memakai Hijab Cantik & Modern - Part 3

    15 Tutorial Cara Memakai Hijab Cantik & Modern - Part 3

    31 Mar, 2017 - 0 KomentarAnda ingin selalu tampil mempesona dengan hijab cantik Anda? Ya hijab memang telah menjadi fenomena

Tinggalkan Komentar

Kirim Komentar

© 2017 Media Wanita. Hak cipta dilindungi.
Dibawah lisensi AskNet Media.