8 Hal Penting Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Oleh Riyana Dwi Lestari

Kehamilan merupakan anugerah bahagia yang tak terhingga bagi pasangan suami istri. Ibu hamil pasti akan sangat dijaga dalam segi apapun, baik itu dijaga oleh diri sendiri, pasangan, dan keluarga. Apapun akan dilakukan demi kesehatan ibu hamil dan janin. Mulai dari kesehatan jiwa, dan yang penting juga adalah kesehatan fisik. Jiwa ibu hamil harus selalu bahagia. Begitu pula dengan keadaan fisiknya harus sehat. Agar ibu hamil dan janin sehat tentunya harus mengkonsumsi makanan sehat untuk ibu hamil.

8 Hal Penting Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

8 Hal Penting Yang Harus Dihindari Oleh Ibu Hamil

Makanan untuk ibu hamil tidak boleh sembarangan dikonsumsi. Beberapa hal harus Anda hindari demi kesehatan ibu hamil dan janin, hal ini biasanya disebut dengan istilah pantangan ibu hamil. Secara umum, makanan yang harus Anda hindari selama hamil yaitu makanan yang mengandung bakteri, karena dapat beresiko infeksi pada bayi. Makanan atau minuman yang banyak mengandung vitamin, nutrisi, dan mineral sangat dibutuhkan oleh bayi. Ada beberapa makanan yang harus Anda hindari atau waspadai karena dapat membuat Anda sakit, atau dapat membahayakan bayi dalam kandungan Anda. Berikut ini informasinya :

Makanan yang Berbahaya Untuk Ibu Hamil

1. Hindari alkohol selama hamil

Kecenderungan mengkonsumsi alkohol tidak baik bagi ibu hamil. Kandungan alkohol yang dikonsumsi oleh ibu hamil dapat memicu berkurangnya berat badan bayi, cacat pada bayi, bahkan dapat memicu kemungkinan bayi lahir prematur.

2. Hindari konsumsi kafein selama trimester 1

Mengkonsumsi kafein pada ibu hamil terutama masa awal kehamilan (trimester pertama) sangat rentan. Hal ini bahkan dapat memicu kemungkinan terjadi keguguran (miskram). Dalam aturan secara umum, kafein yang boleh dikonsumsi oleh ibu hamil adalah kurang dari 200 mg per hari. Kafein memiliki sifat diuretik, yang berarti membantu menghilangkan cairan dari tubuh. Hal ini dapat menyebabkan hilangnya air dan kalsium. Maka sangat penting untuk minum banyak air, jus, dan susu daripada minuman berkafein. Bahkan pada beberapa penelitian mengungkapkan bahwa terlalu banyak mengkonsumsi kafein dapat memperbesar resiko terjadinya keguguran, berat badan bayi rendah, bahkan lahir prematur.

3. Hindari konsumsi makanan yang mengandung sakarin (pemanis buatan)

salah satu contoh sakarin (pemanis buatan) di indonesia

Salah Satu Contoh Sakarin (Pemanis Buatan) di Indonesia

Sakarin merupakan pemanis buatan yang 300 kali lebih manis daripada gula asli. Biasanya ditambahkan pada beberapa makanan atau minuman. Penggunaan sakarin sangat tidak dianjurkan selama masa kehamilan. Hal ini disebabkan karena pemanis buatan dapat mengendap didalam jaringan janin, sehingga berbahaya untuk janin.

4. Jangan berlebihan konsumsi lemak selama hamil

Kurangi mengkonsumsi lemak selama masa kehamilan. Jumlah lemak yang boleh Anda konsumsi hanya sekitar 30% atau kurang dari sejumlah kalori yang Anda konsumsi per hari. Sebagai contoh, jika Anda konsumsi 2000 kalori per hari, maka lemak yang boleh Anda konsumsi berati 65 gram per hari.

5. Batasi asupan kolesterol yang Anda konsumsi

Kelebihan kolesterol tidak baik untuk ibu hamil. Jumlah kolesterol maksimal yang boleh dikonsumsi oleh ibu hamil yaitu 300 mg per hari, lebih baik jika kurang dari itu.

6. Jangan konsumsi ikan dengan kadar merkuri tinggi

Ibu hamil tentunya harus menghindari penggunaan atau konsumsi bahan-bahan yang mengandung merkuri. Bahan makanan yang banyak mengandung merkuri biasanya terdapat pada ikan, terutama beberapa jenis ikan laut. Zat merkuri berbahaya bagi kandungan karena memperlambat pembentukan sel-sel otak pada bayi.

7. Hindari makanan laut (seafood) mentah dan lauk setengah matang

Makanan laut mentah dan segala jenis lauk atau bahan makanan yang diolah setengah matang harus dihindari karena berisiko adanya kontaminasi bakteri, diantaranya bakteri koliform, toksoplasmosis, dan salmonella. Sudah pasti makanan yang mengandung bakteri tersebut tidak baik oleh ibu hamil.

8. Sayuran yang kurang bersih sebelum dikonsumsi

Sebelum dimakan atau diolah, sayuran dan bahan makanan lainnya yang perlu dibersihkan harus benar-benar dalam kondisi bersih. Terutama pada sayuran-sayuran yang bentuk tanamannya rendah (terkena tanah) berisiko terpapar bakteri toksoplasmosis.

Sebagai wanita yang sedang diberikan kepercayaan untuk mengandung, kita seakan dituntut harus memperhatikan dan lebih sayang terhadap kesehatan diri sendiri dan janin. Ibu hamil harus menjaga kesehatan fisik salah satunya melalui makanan-makanan yang sehat untuk ibu hamil. Semoga artikel dari Media Wanita dapat membantu Anda dalam menambah ilmu pengetahuan.

DihindariHamilIbu HamilKehamilanMakananPantangan

Pertanyaan & Diskusi

Kirim Komentar

© 2021Media Wanita. Hak cipta dilindungi.
Dibawah lisensi AskNet Media.